Komponen-Komponen Gardu Distribusi
Gardu Distribusi
Saluran distribusi merupakan sebuah sistem yang cukup kompleks yang menghubungkan sumber listrik dengan konsumen akhir. Proses ini diawali dari pembangkit listrik yang kemudian listrik yang dihasilkan dikirim melalui jaringan transmisi yang terdiri dari jaringan kabel bertegangan tinggi sebelum masuk pada proses distribusi dengan menggunakan gardu distribusi untuk menghubungkan pada konsumen. Gardu distribusi sendiri merupakan sebuah bangunan gardu listrik yang terdiri dari instalasi Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Menengah (PHB-TM), Transformator Distribusi (TD), dan Perlengkapan Hubung Bagi Tegangan Rendah (PHB-TR) yang berfungsi untuk memasok kebutuhan tenaga listrik bagi pelanggan baik tegangan menengah (20 kV) maupun tegangan rendah (220/380V)
Gardu distribusi dapat dibedakan berdasarkan jenis pemasangannya, jenis konstruksinya, dan jenis penggunaannya. Berdasarkan jenis pemasangannya, Gardu distribusi dibagi menjadi 2 yaitu gardu pasangan luar (gardu portal dan gardu cantol) dan gardu pasangan dala (gardu beton dan gardu kios). Untuk berdasarkan konstruksinya, gardu distribusi dibagi menjadi 3 yaitu gardu beton, gardu tiang (gardu cantol dan gardu portal), serta gardu kios. Berdasarkan jenis penggunaanya, gardu distribusi dibagi menjadi 2 yaitu gardu pelanggan umum dan gardu pelanggan khusus.
Pada kali ini saya akan membahas lebih dalam mengenai komponen-komponen pada gardu distribusi, khususnya pada gardu portal. Berikut merupakan penjelasan komponen-komponen pada sebuah gardu portal yang sering kita jumpai :
1. Lightning Arrester (LA), Sebuah komponen yang berfungsi sebagai alat proteksi trafo distribusi dari tegangan berlebih akibat petir.
2. Fused Cut Out (FCO atau CO), Berfungsi sebagai proteksi lebur pada gardu distribusi. FCO berfungsi sebagai pelindung trafo dari arus hubungan singkat dan sebagai alat untuk membebaskan sumber tegangan ketika dilakukannya pemeliharaan. Proteksi pada FCO dipasang dalam bentuk Fuse Link yang dapat disesuaikan dengan arus nominal trafo distribusi yang terpasang.
3. Wiring Gardu, Komponen yang berfungsi untuk menghubungkan tegangan dari jaringan SUTM, Lightnin Arrester (LA), dan Fused Cut Out (FCO) ke trafo distribusi.
4. Tiang, Merupakan komponen utama pada gardu distribusi yang bisa berupa tiang beton maupun besi. Tian ini memiliki kekuatan kerja minimal pada angka 500 dAn dengan tinggi 11 sampai 12 meter.
5. Trafo Distribusi, Merupakan komponen utama pada gardu distribusi yang berfungsi untuk menurunkan tegangan dari SUTM menjadi tegangan yang siap dan aman untuk dipakai pelanggan. Trafo yang digunakan mulai dari 50 kVa sampao 400 kVa bergantung dengan kebutuhan pembangunan gardu.
6. Rangka Gardu, Berfungsi sebagai tempan trafo distribusi dan komponen-komponen lain yang ada pada tiang.
7. Pipa Jurusan, Berfungsi sebagai tempat kabel naik atau kabel jurusan dari PHB-TR ke jaringan SUTR di bagian atas.


.jpeg)
Comments
Post a Comment